topik

2013
Des
30
PENANGANAN PASCA PANEN UNTUK SAYURAN
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Topik | Topik: Agraria | Komoditas: Hortikultura, Hortikultura Sayur

Dikarenakan fisiologi metabolisme produk itu sendiri dan karena berbagai macam kerusakan baik itu karena mesin, cuaca ataupun penyakit, kualitas produk hortikultura setelah panen bisa menurun dan buruk, sehingga menyebabkan harga turun. Oleh sebab itu penanganan pasca panen dipandang penting.


Dalam hal ini sayuran dibagi menjadi 2 jenis: (1) Sayurang yang tahan dingin pengumpanan yang paling baik adalah mendekati 0 derajat celcius, diatas suhu air, (2) Sayuran yang tidak tahan dingin (mudah rusak karena dingin) penyimpananannya harus diatas suhu kritis.
Sayuran mudah kehilangan kadar air sehingga penyimpananannya membutuhkan kelembaban 95 - 100 %. Daun sayuran pantang terendam air, karena akan mudah busuk. Penanganan pasca panen sayuran sebaiknya mengikuti aturan sebagai berikut:

Panen
Pilih panen disaat suhu agak rendah (pagi hari atau petang hari). Jika panen dibawah terik matahari gunakan alat untuk menahan sinar matahari seperti payung, jaring dan lain-lain. Setelah panen produk harus dihindarkan dari terik matahari langsung.


Pembenahan dan pembersihan / Sortasi
Pembenahan disini meliputi membuang daun yang kuning dan busuk, melakukan grading (menggolong-golongkan menurut mutu). Sayuran yang ada akarnya harus dibersihkan untuk menghilangkan tanah pada akar.
Daun sebisa mungkin tidak dicuci, karena akan mempercpet pembusuka. Pencucian harus menggunakan air bersih untuk menghindari penularan penyakit.


Pengemasan
Penggunaaan kardus atau keranjang plastik bisa memperkecil kerusakan dan kerugian, selain itu bisa juga digunakan keranjang bambu atau kotak kayu.


Pra pendinginan (pre cooling)
Pada sayuran yang membutuhkan suhu rendah untuk mempertahankan kesegaran dan kualitasnya, dapat dipertimbangkan untuk melakukan para pendinginan sebelum atau sesudah pengemasan. Cara-cara pra pendinginan antara lain: pendinginan dengan uap, pendinginan dengan air, air es, pecahan es, hampa udara dan lain-lain sesuai dengan karakteristik masing-masing sayuran.


Pengiriman
Proses bongkar muat dan distribusi adalah proses yang dapat menimbulkan karusakan. Sehingga bongkar muat barang harus dilakukan dengan hati-hati. Cara penyusunan barang pada alat transportasi harus mempertimbangkan kemamouan wadah (kemasan) dalam menanggung tekanan, menghindari penumpukan yang banyak sehingga mengakibatkan produk paling bawah rusak karena tertimbun.


Penyimpanan
Sebagian besar an tidak tahan penyimpanan dalam waktu yang lama. Sayuran sebaiknya dipanen pada saat cuaca cerah dan bagian yang rusak karena penyakit harus dihilangkan. Penyimpanannya harus memperhatikan kondisi-kondisi seperti kelembaban harus mencapai kurang lebih 95%, mengusakan suhu dalam pendingin stabily, menurunkan kepekatan gas Ethylene diruang penyimpanan, menghindari mencampur dalam ruang penyimpanan bersama-sama dengan buah-buahan yang mengandung gas ethylene seperti apel dan pear.
Contoh:
- Cabbage: suhu peyimpanan yang paling baik adalah 0-2 derajat celcius, kelembaban 98-100%, udara dalam penyimpanan mengandung 2,5 - 5% O2, 2,5 - 5%CO2. Dengan kondisi diatas kubis dapat bertahan kira-kira 3 bulan.
- Chinese cabbage paling baik disimpan pada suhu 0 drajat celcius dan kelembaban 95-100%, lama waktu penyimpanan kira-kira 1,5 - 2 bulan.

 

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

Komentar tidak ditemukan

Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34685) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (27018) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (20149) Komentar (6)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19592) Komentar (3)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (17316) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (613) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (604) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (598) Komentar (0)