diskusi

2020
Feb
25
Pengendalian Penyakit Jagung
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Diskusi | Topik: Hama dan Penyakit | Komoditas:

Bagaimana cara pengendalian tanaman jagung yang gejalanya tua sebelum waktunya dalam arti menguning tapi tidak sehat, istilahnya Ronggo Pati (Wedangen). Benih yang digunakan yaitu jagung lokal komposit.

 
Dargo
Pati

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

27 Feb 2020 13:00:31 - IPB DIGITANI

Hawar Daun Helminthosporium (Helminthosporium sp)
 
Gejala
? Mula-mula terlihat bercak kecil, oval, kebasahan, kemudian bercak memanjang berbentuk elips, menjadi bercak nekrotik (kering) yang luas (hawar), berwarna hijau keabu-abuan atau coklat, dengan panjang hawar 2,5 sampai 15 cm. 
? Bercak-bercak ini pertama kali terdapat pada daun-daun bawah (tua) kemudian berkembang menuju daun-daun atas (muda). 
? Bila infeksi cukup berat, tanaman cepat mati, dengan hawar berwarna abu-abu seperti terbakar atau mengering. 
? Tongkol tidak terinfeksi walaupun hawar dapat terjadi pada kelobot. 
? Untuk membedakan gejala H. maydis dan H. turcicum dapat dibedakan pada ukuran dan warna bercak. Bercak H. turcicum ukurannya lebih panjang dan lebih lebar, serta warna lebih hitam.
 
Siklus Penyakit 
? Cendawan Helminthosporium sp bertahan hidup sampai satu tahun berupa miselium dorman dalam daun, kelobot, atau bagian tanaman lainnya pada sisa-sisa tanaman di lapang. 
? Cendawan Helminthosporium sp dapat tersebar jauh oleh angin sampai menginfeksi daun jagung. 
 
Epidemiologi 
? Hawar daun ini terjadi secara sporadic (tidak merata) dan dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban udara. 
? Penyakit berkembang sangat baik pada suhu udara antara 20-30 o C dan kelembaban udara antara 97 – 98%. 
? Pada musim kemarau serangan sangat berkurang/ jarang. 
? Bila penyakit ini muncul, sebelum bulu jagung keluar, kehilangan hasil dapat mencapai 50%, dan kehilangan hasil tidak berarti bila infeksi terjadi pada 6 minggu setelah bulu jagung keluar.
 
Kerugian Hasil: dapat mencapai 70%
 
Sebaran Inang : sorgum, teosinte
 
Pengendalian 
1. Tanam varietas tahan seperti Kalingga, Arjuna, dan Hibrida Cl. Varietas jagung manis (sweet corn) sangat peka terhadap penyakit ini. 
2. Tanam jagung pada awal sampai akhir kemarau dan secara serempak. 
3. Pemupukan kalium (KC1) yang cukup dapat mengurangi serangan patogen terutama pada tanah yang miskin hara.
4. Eradikasi tanaman yang terinfeksi
5. Penggunaan fungisida sistemik sesuai anjuran


Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34333) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (26507) Komentar (3)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19272) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (19070) Komentar (6)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (15771) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (505) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (511) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (489) Komentar (0)