diskusi

2016
Jul
27
"Bagaimana penyelesaian permasalahan pertanian di Indonesia?"
Oleh: Weni Handayani | Kategori: Diskusi | Topik: Agraria, Pengembangan Masyarakat, Pembangunan Perdesaan, Kemiskinan | Komoditas:

Penanya              : Adam
Media Sosial       : Line
Hari, Tanggal      : Selasa, 28 Juni 2016
Tema                  : Pertanian di Indonesia
Narasumber         : Prof. Dr. Muhammad Firdaus, SP, M.Si

 

Pertanyaan  :

  1. Banyak Petani di Indonesia yang standar hidupnya masih kurang, terutama di daerah pelosok Indonesia. Selain itu, Indonesia yang juga “mengimpor beras dari Thailand” akan menjadi masalah bagi petani dan apalagi akan memasuki MEA. Bagaimana penyelesaian terkait masalah tersebut?
  2. Di Indonesia, sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional. Namun, sektor ini merupakan sektor yang kurang  mendapatkan perhatian secara serius dari pemerintah dalam pembangunan bangsa. Mulai dari proteksi, kelembagaan permodalan, hingga kebijakan lain  yang belum sepenuhnya  menguntungkan bagi sektor ini. Program-program pembangunan pertanian yang belum terarah tujuannya bahkan  justru semakin menjerumuskan sektor ini pada keterpurukan. Kenapa pemerintah kurang 'melirik' pertanian? Padahal pertanian juga mendorong pembangunan bangsa. Apakah masih terdapatnya kekurangan dari segi SDM sehingga masih melemahnya proteksi dan kelembagaan?

Jawaban :     

 

  1. Untuk meningkatkan kesejahteraan petani apalagi di pelosok tentu tidak mudah. Peningkatan nilai tambah apakah dalam bentuk teknologi pengolahan produk atau pemasaran yang lebih efisien harus terus diupayakan. Khusus untuk petani di pelosok, peningkatan kemandirian pangan yang inovatif seperti mengelola usahatani kembali dengan sistem mina padi menjaid penting. Untuk menghadapi MEA kata kunci adalah peningkatan dayasaing. Selama kekuatan ekonomi berbasis sumberdaya lokal MEA dan perdagangan global tidak perlu terlalu dirisaukan.
  2. Permasalahan pembangunan pertanian sangat kompleks, karena karakter pertanian Indonesia dengan luas lahan kecil-kecil dan SDM peetani dengan pendidikan yang terbatas. Pemerintah selama dua tahun terakhir sudah meletakkan pertanain sebagai common platform. Anggaran untuk pembangunan infrastruktur pertanian dan kelautan ditingkatkan. Namun untuk meningkatkan dayasaing pertanian nasional  smeisal produksi peternakan tidak bisa tergesa-gesa. Generasi muda juga sangat diharapkan mau terjun  ke sektor pertanian karena SDM petani sekarang rata-rata sudah di atas 50 tahun. Apakah pertanian tidak menjanjikan secara ekonomi? Tentu tidak. Bila dikelola dengan baik, budidaya tanaman bisa menghasilkan pendapatan sebulan lebih besar daripada menjadi PNS atau pegawai Bank. Silakan buka aplikasi SIKUH dengan mengetik SIKUH di google untuk bukti berapa pendapatan dari usatahani hortikukltura. Sebagai contoh dengan menananam melon setengah hektar saja seorang petani sudah memperoleh keuntungan bersih sebulan Rp 10 juta, dengan masa tanam sekitar 2 sampai 3 bulan.

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

18 Jun 2019 14:14:05 - IPB DIGITANI

Narasumber: Prof. Dr. Muhammad Firdaus, SP, M.Si

Jawaban :     

Untuk meningkatkan kesejahteraan petani apalagi di pelosok tentu tidak mudah. Peningkatan nilai tambah apakah dalam bentuk teknologi pengolahan produk atau pemasaran yang lebih efisien harus terus diupayakan. Khusus untuk petani di pelosok, peningkatan kemandirian pangan yang inovatif seperti mengelola usahatani kembali dengan sistem mina padi menjaid penting. Untuk menghadapi MEA kata kunci adalah peningkatan dayasaing. Selama kekuatan ekonomi berbasis sumberdaya lokal MEA dan perdagangan global tidak perlu terlalu dirisaukan.

Permasalahan pembangunan pertanian sangat kompleks, karena karakter pertanian Indonesia dengan luas lahan kecil-kecil dan SDM peetani dengan pendidikan yang terbatas. Pemerintah selama dua tahun terakhir sudah meletakkan pertanain sebagai common platform. Anggaran untuk pembangunan infrastruktur pertanian dan kelautan ditingkatkan. Namun untuk meningkatkan dayasaing pertanian nasional  smeisal produksi peternakan tidak bisa tergesa-gesa. Generasi muda juga sangat diharapkan mau terjun  ke sektor pertanian karena SDM petani sekarang rata-rata sudah di atas 50 tahun. Apakah pertanian tidak menjanjikan secara ekonomi? Tentu tidak. Bila dikelola dengan baik, budidaya tanaman bisa menghasilkan pendapatan sebulan lebih besar daripada menjadi PNS atau pegawai Bank. Silakan buka aplikasi SIKUH dengan mengetik SIKUH di google untuk bukti berapa pendapatan dari usatahani hortikukltura. Sebagai contoh dengan menananam melon setengah hektar saja seorang petani sudah memperoleh keuntungan bersih sebulan Rp 10 juta, dengan masa tanam sekitar 2 sampai 3 bulan.


Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34761) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (27156) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (20412) Komentar (6)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19659) Komentar (4)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (17544) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (646) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (639) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (622) Komentar (0)