berita

2019
Des
03
BIDIKMISI DAN ADiK IPB BERI PENGGHARGAAN MAHASISWA PERAIH IPK TERTINGGI
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Berita | Topik: | Komoditas:

Sebanyak  48 mahasiswa S1 yang tercatat sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi mendapat apresiasi. Mereka merupakan mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dan Afirmasi Perguruan Tinggi (ADiK). Acara apresiasi ini digelar pada Selasa malam (26/11) bertempat di Rumah Makan Sekar Wangi Bubulak. Para mahasiswa sangat antusisas hadir dalam acara ini. Dwi Lestari (21), salah satu penerima apresiasi, mengatakan yang pasti bersyukur sekali, walau sekarang sudah semester tujuh tapi Alhamdulillah masih bisa terlibat acara ini.

Turut hadir pula dalam acara ini wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Drajat Martianto. Beliau menyatakan acara ini digelar sebagai pembuktian bahwa para peraih beasiswa Bidikmisi dan ADiK yang secara fisik diganjal himpitan ekonomi tetapi mampu berprestasi tinggi. “Mereka merupakan peraih IPK rentang 3,90-4.00, ada empat mahasiswa yang IPK-nya 4.00”, tambahnya.

Dalam sambutannya Drajat juga mengingatkan bahwa IPK bukanlah segalanya. “IQ itu bukan segalanya, Nomer satunya Karakter yang unggul. Tapi kalau kalian punya IQ tinggi sekaligus karakter yang bagus itu sangat luar biasa”. 
Malam apresiasi ini dihadiri juga oleh sejumlah dosen perwakilan dari tiap fakultas. Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam (FMIPA) tercatat sebagai fakultas dengan mahasiswa peraih apresiasi terbanyak.  Acara diawali dengan makan malam dan diakhiri dengan berfoto bersama.

Reporter: Rani Novita 
A34170067
Proteksi Tanaman

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

Komentar tidak ditemukan

Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (35183) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (27893) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (22063) Komentar (6)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (20146) Komentar (4)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (18609) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (885) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (807) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (776) Komentar (0)