Topik

2020
Des
15
Buah tangan wajib saat berkunjung di Bajawa
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Topik | Topik: | Komoditas:

Indonesia bagian timur tidak pernah mengecewakan bagi para pelancong. Pemandangannya yang indah, budaya yang masih terjaga, serta masyarakat yang ramah, membuat setiap orang ingin datang kembali.

Sobat tani tentu sudah tidak asing lagi dengan Kota Bajawa,kota kecil yang berada di Pulau Flores, lebih tepatnya Ibu Kota Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Kalau mendengar kata Bajawa, sudah dapat dipastikan yang muncul dibenak kita adalah kopi bajawa. Tak heran, kopi Bajawa sudah melalang buana hingga keplosok negri, bahkan menjadi primdona di pasar internasional.

Di dataran tinggi Bajawa, tanaman kopi tumbuh secara organik  pada ketinggian 1200- 1400 mdpl sehingga tercipta rasa kopi yang khas, tentunya sangat berbeda dengan kopi daerah lain.

Kopi Bajawa memiliki keasaman yang rendah dengan cita rasa fruit yang mirip rasa apel serta sedikit aroma coklat. Meneguk kopi Bajawa meninggalkan rasa yang cukup lama di mulut, tenang tidak selama melupain kenangan bersama mantan kok  J

Saat ini, industri kopi di Bajawa sudah mulai berkembang pesat. Petani kopi sudah mulai memproduksi kopi dengan perawatan kebun dan standar pengolahan yang baik sehingga mampu meningkatkan nilai tambah. Sebagai salah satu contoh Unit Pengolahan Hasil (UPH) Papa Wiu di Desa Manguleva telah tersertifikasi organik. Papa Wiu menangani aspek budidaya hingga panen buah ceri. Sementara pengolahan pasca panen bermitra dengan Unit Berdikari.

Teknologi yang kurang memadai, menjadi faktor penghambat dalam produksi kopi. Kebutuhan kopi yang cukup tinggi tidak mampu terpenuhi dikarenakan tanaman kopi hanya berbuah pada bulan Juni hingga Agustus. Sementara penyimpanan ketika musim panen raya kurang memadai.

Transformasi inovasi masih sangat diperlukan, sangat terbuka lebar peluang kemitraan untuk mengembangkan produksi kopi bajawa.

 

Penulis : Lisa Bela Fitriani, SP.

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

Komentar tidak ditemukan

Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34149) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (26272) Komentar (3)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19126) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (18571) Komentar (6)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (14712) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (463) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (467) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (445) Komentar (0)