Topik

2014
Jan
27
Budidaya Pare
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Topik | Topik: Agraria | Komoditas: Hortikultura, Hortikultura Sayur

Pare berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan suhu badan dan bisa dimanfaatkan sebagai tanaman hias.

II. Syarat Tumbuh

Iklim
- Cukup mendapat sinar matahari

Tanah
- Berpasir
- Kaya bahan organik
- pH 5.5 - 7
- Drainase bagus

III. Varietas
1. Warna kulit putih
2. Warna kulit hijau muda

IV. Persemaian
- Pecahkan kulit benih pada bagian calon akar
- Rendam benih selama 6-8 jam, letakkan di kain basah dan ditempatkan di piring, tutup dengan kain basah, bungkus dengan kain warna gelap, masukkan ke dalam kantong plastik
- Setelah akar tumbuh 0.5 mm dapat langsung ditanam di polybag yang sudah ada medianya (pupuk kandang sudah masak)

V. Persiapan lahan
Buat bedengan dengan lebar 3.5 m (termasuk parit). Tiap bedengan ditanam 2 baris (pinggir) dan di tengahnya ada saluran air

VI. Tanam
- Jarak tanam 3x1.5 meter
- Buat para-para untuk membantu pertumbuhan tanaman dengan tinggi 1.8 meter.
- Model pembuatan para-para yang paling bagus adalah segi empat, karena pemeliharaan akan lebih mudah dan sirkulasi udara lebih baik
- 1 bibit per lubang tanam

VII. Pempupukan
Dosis untuk 1000 m persegi/kg
Pupuk susulan diberikan tiap 10 hari. Di masa panen bisa diberikan pupuk tanaman berupa lautan urea 4 gr/liter air untuk meningkatkan hasil produksi dan menyehatkan cabang.

VIII. Pemeliharaan
- Lahan tidak boleh bergenang, terutama di permukaan bedengan.
- Jaga agar pertumbuhan cabangnya tidak terlalu cepat, sulur/cabang kecil dipangkas.
- Segera buang atau kubur buah yang terserang hama penyakit atau abnormal.
- Bungkus buah dengan plastik hitam gelap, untuk meningkatkan mutu warna.

IX. Panen
- Buah mulai bisa dipanen kira-kira 2.5 bulan setelah selesai penyemaian
- Buah pertama harus dibuang untk memacu pertumbuhan selanjutnya

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

Komentar tidak ditemukan

Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34685) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (27018) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (20148) Komentar (6)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19592) Komentar (3)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (17316) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (613) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (604) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (598) Komentar (0)