Diskusi

2019
Jun
22
Bagaimana Cara Mengatasi Hama Tikus dan Burung?
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Diskusi | Topik: Hama dan Penyakit | Komoditas:

Saya Ikhsan, mahasiswa KKN Desa Kubang kabupaten Cianjur. Saya punya pertanyaan, bagaimana cara kita mengatasi hama tikus dan burung untuk komoditas padi, selain pemakaian jaring dan orang2an sawah? Terima kasih

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

05 Jul 2022 11:51:41 - LUKMAN

Untuk mengendalikan hama tikus coba pelihara Burung hantu dengan menyediakan tempat atau pagupon


24 Jun 2019 15:56:20 - IPB DIGITANI

Narasumber : Bonjok Istiaji SP MSi
Pengendalian Tikus Sawah
Hama tikus menyerang dalam hamparan yang luas dan lahan teresebut biasanya dimiliki oleh banyak petani. Karena itu, cara terbaik untuk mengendalikannya adalah secara berkelompok/bersama-sama dalam satu hamparan dan menjaga kekompakan para petani. Saya tidak tahu kondisi lahan dan petani di desa Kubang, tetapi kalau tanamnya bisa dibuat serempak, maka itu akan sangat memudahkan pengendalian. 

Teknik pengendalian terbaik saat ini adalah menggunakan sistem barier-perangkap (trap-barrier system/TBS) yang dilakukan mendahului musim tanam. Artinya, populasi tikus di awal musim ditekan serendah mungkin sehingga tidak sempat berkembang biak selama musim tersebut. Dari pengalaman, cara ini terbukti efektif menekan populasi tikus selama beberapa musim di kabupaten Subang.  Detil cara pemasangan TBS dan hal-hal penting yang harus diperhatikan bisa ditemukan di youtube, misalnya. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan pemanfaatan predator burung hantu (Tyto alba), gropyokan, dan pembersihan tempat-tempat yang dicurigai sebagai sarang tikus.Tetapi semua hal tersebut membutuhkan keterpaduan dan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

Penegendlian Burung

Tentang burung, sebenarnya cara paling praktis yang bisa dilakukan adalah dengan mengusirnya. Di lapangan, petani banyak mengembangkan cara-cara mengusir burung, misalnya dengan "meriam kaleng", orang-orangan/rumbai-rumbai di sawah, dan kapur barus atau bau-bauan yang iikatkan di rumbai-rumbai tersebut. Petani yang baik juga tahu bahwa burung hanya menyerang pada saat-saat tertentu saja, yaitu di pagi dan sore hari, sehingga waktu pengusiran juga hanya perlu dilakukan pada jam-jam tersebut. 

Demikian jawaban singkat saya, tentu butuh penjabaran lebih banyak saat dterapkan di lapangan. Semoga bermanfaat.

Salam dari Bogor, 
Bonjok Istiaji
(Klinik Tanaman 0821 2516 4904)

 


Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (35168) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (27854) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (21981) Komentar (6)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (20126) Komentar (4)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (18525) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (879) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (798) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (768) Komentar (0)