Diskusi

2016
Jul
27
"Bagaimana mengatas permasalahan tanah yang mulai rusak?"
Oleh: Weni Handayani | Kategori: Diskusi | Topik: Tanah, Kesuburan Tanah, Pencemaran Tanah, Bioremediasi Tanah | Komoditas:

Penanya            :  Imam Malik T / KKNT IPB
Media Sosial     : Line
Hari, Tanggal     : Minggu, 25 Juli 2016
Narasumber        : Dr. Baba Barus, Msc

Pertanyaan:
Assalamualaikum wr wb.
Terdapat permasalahan di daerah KKN saya,  terkait tanah. Tanah disini sudah mulai rusak berdasarkan pembicaraan bersama warga. Apakah para dosen ahli di bidang tanah dapat mengunjungi ke lokasi langsung atau apakah ada saran lainnya? Terimakasih, wassalamualaikum.

Jawaban :     
apa yang dimaksud tanah rusak  ?  Dimana ? kalau dosen DITSL ke lapangan, tentu tdk mudah kalau tidak ada biaya. Idealnya dianalisis tanahnya.  Jawaban umum untuk tanah 'rusak' adalah bahan organik. Kalau tanah miskin, maka perlu diberi pupuk atau diawali dengan kapur.

Kemungkinan besar adalah tanah yang sudah sangat tua sehingga terbentuk bercak yang berbesi atau tanah didominasi oleh pasir.  Kalau mau dimanfaatkan tanah tersebut dengan rekomendasi yang akurat; sebenarnya kita perlu analisis secara persis. Tetapi kalau mau buat solusi cepat dan masih benar, diberikan bahan organik dan diutamakan dari sumberdaya lokal. Secara umum untuk tanah yang baik mempunyai kandungan C-organik sebesar 2 persen --- setara dengan 40 ton/ha. Tapi tentu ini tidak mudah...

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

18 Jun 2019 14:20:17 - IPB DIGITANI

Narasumber: Dr. Baba Barus, Msc

Jawaban :     
Apa yang dimaksud tanah rusak? Dimana? kalau dosen DITSL ke lapangan, tentu tdk mudah kalau tidak ada biaya. Idealnya dianalisis tanahnya.  Jawaban umum untuk tanah 'rusak' adalah bahan organik. Kalau tanah miskin, maka perlu diberi pupuk atau diawali dengan kapur.

Kemungkinan besar adalah tanah yang sudah sangat tua sehingga terbentuk bercak yang berbesi atau tanah didominasi oleh pasir.  Kalau mau dimanfaatkan tanah tersebut dengan rekomendasi yang akurat; sebenarnya kita perlu analisis secara persis. Tetapi kalau mau buat solusi cepat dan masih benar, diberikan bahan organik dan diutamakan dari sumberdaya lokal. Secara umum untuk tanah yang baik mempunyai kandungan C-organik sebesar 2 persen --- setara dengan 40 ton/ha. Tapi tentu ini tidak mudah...


Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34685) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (27018) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (20148) Komentar (6)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19592) Komentar (3)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (17316) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (613) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (604) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (598) Komentar (0)