Berita

2020
Apr
18
Dukung Petani, Tani Centre IPB Hadirkan ‘Gerakan Buy 1 Give 1’
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Berita | Topik: | Komoditas:

BOGOR — Tani Centre IPB University bekerjasama dengan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) menghadirkan gerakan Buy 1 Give 1. Gerakan ini hadir untuk membantu terpenuhinya pangan kelompok rentan, mengurangi resiko kerawanan dan kelaparan serta menjadi solusi bagi petani di desa untuk mendapatkan pasar dan kepastian harga serta serapan produk. 

Dr Hermanu Triwidodo, ketua Tani Centre IPB University menjelaskan aksi ini dilakukan untuk menjembatani kelompok mampu di perkotaan dengan petani produsen pangan dan kelompok kelas bawah kota. 
”Nantinya kelompok mampu membantu kelompok bawah dengan membeli pangan untuk keluarganya dan keluarga kelompok rentan. Aksi ini disebut sebagai sabilulungan: gotong royong sambung keperluan,” katanya saat peluncuran gerakan ini secara virtual di Bogor, Jumat (17/4). 

Said Abdullah, koordinator nasional KRKP, menambahkan untuk menguatkan dengung gerakan ini dijalin sinergi dengan berbagai pihak. Mulai dari politisi, media hingga musisi.
“Keterlibatan para pihak ini kami harapkan akan mampu memberikan dukungan yang lebih besar lagi,” ujar pria yang akrab disapa Ayib ini.  
Untuk tahap awal, gerakan ini menyasar keluarga kelas bawah yang berada di wilayah Bogor. “Secara khusus pangan pokok (beras) yang dibeli dari petani akan di salurkan kepada keluarga kelas bawah di desa sekitar Kampus IPB yang pemenuhan pangannya terdampak akibat kondisi saat ini. Aksi ini ditargetkan bisa menjangkau sekurangnya 500 KK,” jelasnya. 
Untuk bisa terlibat dalam aksi ini, para donatur dapat melakukan donasi dengan cara membeli produk petani berupa beras dengan harga Rp 12 ribu per kilogram. Minimal pembelian sebanyak 5 kg.

Dari setiap pembelian satu kilogram beras, kata Ayib, nantinya donator membayar dua kilogram beras. Satu kilogram yang dibayarkan akan diberikan kepada yang membutuhkan. “Nantinya, beras yang dipesan akan diantar ke donator. Sementara beras yang dibayar donator akan diantar ke keluarga kelompok rentan,” ujarnya.
Model lainnya adalah seluruh beras yang dibeli donator akan diantar dan disalurkan ke keluarga kelompok rentan yang membutuhkan. “Artinya di sini, donator hanya berdonasi saja.”

Sementara itu, berkaitan dengan peluncuran gerakan ini, dihadirkan juga diskusi dengan menghadirkan Ahmad Arif (ketua jurnalis bencana dan krisis, jurnalis Kompas), Luluk Nur Hamidah (Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB), dan Rara Sekar (musisi dan pegiat urban farming).

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

Komentar tidak ditemukan

Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34024) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (26120) Komentar (3)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19041) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (18191) Komentar (6)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (14437) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (427) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (443) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (422) Komentar (0)