Berita

2019
Des
02
Mahasiswa IPB Temukan Masker Awet Cantik
Oleh: IPB DIGITANI | Kategori: Berita | Topik: Pemasaran | Komoditas:

Wajah menjadi satu bagian tubuh yang sering diperhatikan oleh kebanyakan orang, khususnya kaum hawa. Berbagai produk kecantikan dipilih untuk menjaga kecantikan wajah. Produk kecantikan yang umumnya dipakai mengandung bahan kimia sintesis yang berbahaya bagi kulit. Bahaya yang ditimbulkan bisa beranekaragam mulai dari munculnya noda, bintik hitam, iritasi, hingga kerusakan syaraf dapat terjadi. Alternatif produk kosmetik yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita. Daun kelor ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan masker, lho!
 
Ide ini muncul dari sekelompok mahasiswa IPB yang memadukan daun kelor dengan rempah-rempah hingga menghasilkan satu produk kecantikan yang tengah populer akhir-akhir ini, yaitu masker.Para penemu itu adalah Nur Hidayah, Fida Nur Afitasari, Dwi Mega Setia Kasih, Qismah Aunillah, dan Jihan Eka Aprilia.
 
Masker temuan mahasiswa ini diberi label NUTRIMORI. Masker ini mampu melindungi kulit dari radikal bebas, melembabkan kulit, dan mencegah penuaan dini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Nur Hidayah dan teman-temannya menunjukkan bahwa daun kelor mengandung vitamin E, vitamin C, senyawa tiol, dan antioksidan yang mampu menutrisi kulit secara alami, cantik, dan terawat. 
Nur Hidayah, anggota peneliti, mengatakan masker NUTRIMORI diproses dengan cara yang sederhana. Proses pembuatan masker dimulai dengan pengumpulan daun kelor sebagai bahan utama. Tak lupa, rempah-rempah lain seperti, kencur, dan kayu manis juga dikumpulkan sebagai bahan pelengkap. Kemudian, seluruh bahan dicuci sampai bersih dan dikeringkan dalam oven hingga dapat diolah menjadi bubuk kering.
 
“Kami menggunakan 100% bahan alami yang mengkombinasikan daun kelor dan rempah. Pemakaian maskernya juga mudah, yakni dibuat bentuk pasta dan langsung diaplikasikan ke wajah,” jelas Nur.
 
Masker NUTRIMORI terdiri dari beberapa varian, yaitu original kelor, kelor kombinasi kunyit, kelor kombinasi kencur, dan kelor kombinasi kayu manis.  Produk  ini dibandrol dengan harga Rp8 ribu saja. Kamu bisa cek di Instagram @nutrimori_id, facebook Nutrimori, dan line @jup1474v. 
 
Ditulis oleh:
Annisa Dinulislam
IPB University
Instagram, line, twitter: @dinulisme

 

Gambar Terkait:

WhatsApp_Image_2019-12-04_at_11.16_.16_.jpg

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

Komentar tidak ditemukan

Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (35158) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (27835) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (21914) Komentar (6)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (20122) Komentar (4)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (18463) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (877) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (796) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (764) Komentar (0)