Berita

2013
Des
22
Komunitas Cyber Extension Remojong, Kec. Bojong, Kab. Tegal Tahun 2013
Oleh: Jeffry Setiawan | Kategori: Berita | Topik: Pengembangan Masyarakat | Komoditas: Tanaman Pangan, Padi, Kedelai, Padi Organik, Hortikultura, Hortikultura Buah, Semangka, Pepaya, Jambu Kristal, Manggis, Melon, Buah Naga, Hortikultura Sayur, Tanaman Obat, Tanaman Anggrek

Salah satu paradigma pembangunan yang akhir-akhir ini cukup populer adalah konsep pembangunan berkelanjutan (suistanable development). Paradigma pembangunan berkelanjutan diterima sebagai sebuah agenda politik pembangunan untuk semua negara di dunia. Demikian halnya pembangunan pertanian dan perdesaan yang berkelanjutan merupakan isu penting strategis yang universal diperbincangkan dewasa ini. Menuju pembangunan pertanian yang berkelanjutan adalah tujuan yang strategis dan sangat diperhatikan di negara-negara di seluruh dunia. Dalam menghadapi era globalisasi pembangunan pertanian berkelanjutan tidak terlepas dari pengaruh pesatnya perkembangan ipteks termasuk perkembangan di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengacu pada penggunaan peralatan elektronik (terutama computer) untuk memproses suatu kegiatan tertentu. TIK mempunyai kontribusi yang potensial untuk berperan dalam mencapai manfaat ekonomi, social dan lingkungan yang signifikan.

Cyber Extension merupakan suatu mekanisme pertukaran informasi pertanian melalui area cyber, suatu ruang imajiner-maya di balik interkoneksi jaringan computer melalui peralatan komunikasi. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media baru penyuluhan ini dirasa lebih efektif dan efisien dalam penyelenggaran penyuluhan pertanian guna meningkatkan akses informasi kepada; PPL (Penyuluh Pertanian Lapang) sehingga proses transformasi ilmu ke petani menjadi update. Disamping itu, user juga dapat secara interaktif berbagi informasi dan ilmu pengetahuan di kolom yang disediakan.

Dalam pemanfaatan Cyber Extension diperlukan sumber daya manusia yang mendukung dan turut serta berkontribusi dalam mengembangkan program tersebut agar dapat berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu komunitas yang berfungsi sebagai tempat bertukar informasi mengenai potensi dan permasalahan tentang dunia pertanian.

Salah satu sentra hortikultura dan produk pertanian lainnya seperti padi dan jagung yang ada di Indonesia terletak di Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Hal ini dapat dilihat dari luasnya lahan baik hortikultura maupun pertanian yang luas serta mayoritas penduduknya yang berprofesi sebagai petani.Oleh karena itu, potensi sektor hortikultura dan pertanian Kecamatan Bojong perlu dikembangkan agar dapat menjadi sektor yang terus menjadi unggulan, salah satu caranya adalah melalui program Cyber Extension.

Informasi pertanian merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam produksi dan tidak ada yang menyangkal bahwa informasi pertanian dapat mendorong ke arah pembangunan yangn tur su diharapkan. Informasi pertanian merupakan aplikasi pengetahuan yang terbaik yang akan mendorong dan menciptakan peluang untuk pembangunan dan pengurangan kemiskinan. Integrasi yang efektif antara TIK dalam sector pertanian akan menuju pada pertanian berkelanjutan melalui penyiapan informal pertanian yang tepat waktu relevan, yang dapat memberikan informasi yang tepat kepada petani dalam proses pengambilan keputusan berusahatani untuk meningkatkan produktivitasnya. TIK dapat memperbaiki aksesibilitas petani dengan cepat terhadap informasi pasar, input produksi, tren konsumen, yang secara positif berdampak pada kualitas dan kuantitas produksi mereka. Informasi pemasaran, praktek pengelolaan ternak dan tanaman yang baru, penyakit dan hama tanaman/ternak, ketersediaan transportasi, informasi peluang pasar dan harga pasar input maupun output pertanian sangat penting untuk efisiensi produksi secara ekonomi.

Pembentukan Paguyuban Komunitas Cyber Extension merupakan suatu program yang dibentuk untuk menciptakan suatu komunitas petani, PPL (Penyuluh Pertanian Lapang) maupun orang yang ahli dalam bidang pertanian dan hortikultura seperti dosen, peneliti dan pendamping lapangan dengan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dapat berhubungan untuk berbagi informasi dan berdiskusi antar anggota didalam komunitas tersebut. Pertukaran informasi dilakukan melalui media elektronik seperti telepon genggam maupun personal computer yang terhubung dengan akses internet sehingga informasi yang dibutuhkan dapat lebih mudah diakses oleh anggota Paguyuban komunitasCyber Extension. Tujuan jangka panjang dari program ini adalah untuk mengembangkan potensi sumberdaya alam (pertanian dan hortikultura) yang ada di Kecamatan Bojong,khususnya di Desa Bojong, Karang Mulya, Tuwel, dan Suniarsih serta memberikan solusi mengenai permasalahan seputar pertanian dan hortikultura dengan lebih cepat. Program ini dicanangkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui kegiatan IPB Goes To Field 2013 yang dilakukan selama tiga minggu (21 hari).

Kegiatan ini ditujukan kepada para petani, PPL (Penyuluh Pertanian Lapang), beberapa komunitas yang ada di desa seperti Kelompok Wanita Tani (KWT), karang taruna, &komunitas pemuda, mahasiswa dan dosen atau para ahli di bidang pertanian dan hortikultura, serta pemerintah daerah (Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa) atau pejabat setempat.

Susunan Paguyuban Komunitas Cyber Extension Kec. Bojong (Desa Bojong, Karang Mulya, Tuwel, dan Suniarsih) dibuat atas dasar kekeluargaan dan latar belakang yang sama yakni dalam bidang pertanian. Susunan paguyuban lebih rinci dapat dilihat pada Lampiran 1. Yang dimaksud anggota resmi Paguyuban Komunitas Cyber Extension Kec. Bojong adalah anggota yang pada awal pembentukan dan keberlanjutannya diketahui oleh semua anggota paguyuban dan disahkan oleh ketua, sekertaris, dan bendahara paguyuban tersebut. Serta wajib mengikuti segala tata aturan yang ada di dalam paguyuban tersebut. Apabila terdapat anggota paguyuban yang tidak sesuai dengan tata aturan paguyuban maka ketua paguyuban berhak untuk memberhentikan sebagai anggota paguyuban.

Lambang Paguyuban Cyber Extension Kec. Bojong mencerminkan pertumbuhan Cyber Extension Kec. Bojong sebagai suatu paguyuban pertanian yang akan selalu maju, tumbuh, dan meningkat dalam memberikan informasi pertanian kepada pengguna terakhir (petani) serta meningkatkan ilmu pengetahuan di dunia pertanian pada khususnya petani dan umumnya masyarakat. Lambang Paguyuban Cybex Kec. Bojong terdiri atas tulisan Komunitas Cyber Extension Kecamatan Bojong, tangkai padi emas, tangkai bunga melati, bola dunia, komputer dan jaringan internet, kesemuanya dengan dasar berwarna hitam.

Warna dasar hitam melambangkan bahwa Komunitas Cybex Kec. Bojong bisa dipadukan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi baru.

Tangkai padi emas melambangkan Komunitas Cybex Kec. Bojong mempunyai visi dan misi dalam pertanian.

Tangkai bunga melati melambangkan Komunitas Cybex Kec. Bojong mempunyai visi dan misi dalam hortikultura.

Bola dunia melambangkan bahwa Komunitas Cybex Kec. Bojong dapat memperoleh informasi pertanian dari seluruh penjuru bangsa dan negara.

Komputer dan internet melambangkan bahwa Komunitas Cybex Kec. Bojong merupakan pertanian yang telah berbasis terhadap pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Untuk lambangnya dapat dilihat pada judul artikel.

 

Anda harus Login untuk memberi Komentar

Daftar Komentar

Komentar tidak ditemukan

Terpopuler

2014
Okt
25
cara untuk membesarkan umbi bawang merah
Oleh: andi prasetyo

assalamualikum, saya andi mahasiswa igtf pekalongan 2014. petani di desa curug muncar kec.petungkriyono kab.pekalongan, ingin menanyakan pertanyaan dari petani tentang - Selengkapnya

Dilihat (34147) Komentar (16)
2013
Des
18
budidaya pertanian organik tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia
Oleh: IPB DIGITANI

BUDIDAYA SAYURAN ORGANIK Pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman tanpa memakai pupuk kimia dan pestisida kimia. Untuk meningkatkan keberhasilan budidaya sayuran organik, - Selengkapnya

Dilihat (26272) Komentar (3)
2014
Jun
18
bagaimana cara penanggulangan hama burung pipit
Oleh: KIM Banjarjo Kota Tua

Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan - Selengkapnya

Dilihat (19126) Komentar (3)
2015
Agu
12
penyakit kuning pada tanaman cabai
Oleh: Valiana Aprilleria

Assalamualaikum, Bapak/Ibu. Saya tim IGTF dari Magelang. Saya ingin bertanya mengenai penyebab penyakit kuning (daun kuning) pada tanaman cabai? Apakah - Selengkapnya

Dilihat (18569) Komentar (6)
2014
Sep
17
daun padi menguning dan mati
Oleh: kim deru maju

Salam hormat. perkenalkan kami dari kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru maju dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim. beberapa - Selengkapnya

Dilihat (14710) Komentar (8)

Berita

2020
Nov
13
ternak indonesia dilirik malaysia, jepang dan australia
Oleh: IPB DIGITANI

BOGOR -- Budi Susilo Setiawan, SPt, owner Mitra Tani Farm (Peternakan Domba Terpadu) berkesempatan membagi - Selengkapnya

Dilihat (463) Komentar (0)
2020
Okt
17
press conference - hari pangan sedunia dan launching indonesia food system summit 2021
Oleh: IPB DIGITANI

SIARAN PERS-KRKP-TANI CENTER LPPM IPB Saatnya Sistem Pangan yang berdaulat, adil dan resilien!   Bogor, 15 Oktober 2020 Peringatan - Selengkapnya

Dilihat (466) Komentar (0)
2020
Okt
16
webinar observasi & handling sampel hama dan penyakit tumbuhan dari lapangan
Oleh: IPB DIGITANI

Dalam rangka kegiatan identifikasi hama dan penyakit pada 4 koomoditas yaitu sirih, pinang, jambu mente, - Selengkapnya

Dilihat (444) Komentar (0)